Posted on

Insomnia, kapan berakhir?

Jam menunjukkan pukul 04.32 WIB dan mata saya seakan tidak akan pernah terpejam menemani headset ditelinga dengan alunan merdu “Since I’ve Been Loving You” (Led Zeppelin). Segala rutinitas kegiatan saya dimalam hari yang tak pernah lepas dari koneksi internet dilayar ASUS menjadi terdakwa terhadap kebiasaan hidup saya.

Ya, Insomnia. entah mulai kapan penyakit susah tidur ini betah berlama-lama tinggal di diri saya. Waktu istirahat yang seharusnya saya gunakan layaknya manusia normal hanya sedikit sekali saya lakukan. 3-4 jam adalah waktu lumayan banyak saya gunakan tidur. Setelah itu? Sibuk kembali di layar monitor kesayangan.

Iseng-iseng browsing kata Insomnia di google membawa saya ke halaman Wikipedia. penjelasannya adalah sebagai berikut:

Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.

Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.

Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.

Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang. Stadium tidur juga berubah, dimana stadium 4 menjadi lebih pendek dan pada akhirnya menghilang, dan pada semua stadium lebih banyak terjaga. Perubahan ini, walaupun normal, sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak cukup tidur.

Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.

Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.

Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.

Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:

  1. Jet lag (terutama jika bepergian dari timur ke barat).
  2. Bekerja pada malam hari.
  3. Sering berubah-ubah jam kerja.
  4. Penggunaan alkohol yang berlebihan.
  5. Efek samping obat (kadang-kadang).
  6. Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).

Source: Wikipedia

Setelah membaca artikel singkat diatas, bagaimana caranya saya bisa menyembuhkan penyakit satu ini? Pernah saya mencoba tidak tidur dalam sehari untuk membiasakan jam tidur saya kembali normal pada malam hari. Nyatanya? rasa kantuk pun tidak ada. Ya allah bagaimana ini….. bagaimana esok jika saya menghadapi dunia kerja sedangkan kebiasaan buruk ini tidak bisa ditinggalkan? Satu-satunya cara saya bisa tidur pada malam hari adalah dengan mabuk sampai teler… haha.. 😀

Ya sudahlah, mungkin saya memang ditakdirkan hidup terbalik. Segera saya akhiri saja tulisan “curhat” ini. Membacanya sama juga mengajak anda untuk melakukan hal demikian. hohoho.. jangan ditiru ya sob..!

Tulisan ini mulai selesai dan jam menunjukkan pukul 05.00 WIB. Playlist lagu sudah menginjak “Stairway To Heaven”. Mata saya belum merasa berat sedikit pun atau rasa kantuk belum juga datang, malah semakin semangat menghadapi pagi hari. ya, Saya suka pagi hari. Udara sejuk dari luar cendela terasa menyejukkan hati dan kepala walaupun kopi dan sebungkus rokok sudah mulai habis….

Adakah teman-teman blogger yang pernah mempunyai kelainan seperti saya dan mempunyai solusi buat saya? Jangan..!! jangan ke dokter. Saya benci dokter ataupun penyembuhan dengan obat-obatan. Saya tunggu di kolom komentar dibawah.

Iklan

About Dhaniar Fito

Penulis amatiran yang berpura-pura menjadi blogger supaya terkenal di internet, terutama Google.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s